Blog dan Latihan Menulis

Baca Juga

Blog dan latihan menulis ibarat dua sisi mata uang. Keduanya harus terus berjalan seiring. Blogging tanpa kemampuan menulis akan tak berguna. Blogging adalah salah satu jembatan pelatihan menulis. Hal itu tentu hanya berlaku bagi pegiat dunia blogging (blogger) yang suka menulis. 

Blog dan Latihan Menulis


Berbeda jauh dengan blogger foto atau blogger video yang lebih mengandalkan visualitas gambar sebagai konten blognya. Pengalaman saya--karena saya mengambil segmen menulis blog--mengungkapkan bahwa kemampuan menulis adalah salah satu kemampuan yang perlu terus dipertajam dalam mengembangkan blog. 



Terkait konten yang ditulis, bagi saya tergantung segmentasi blognya. Saya sendiri lebih menjadi personal blogger. Tentu anda bisa memilih segmentasi blog yang lain, misalnya kuliner, musik, olahraga, dan sebagainya.

Kembali ke latihan menulis. Soal ini, sebetulnya tidak terlalu sulit untuk dikembangkan. Saya percaya, semua orang punya kemampuan menulis. Menulis adalah pengungkapan ide tentang suatu hal yang muncul dalam pikiran kita, bukan? Menulis adalah membagikan ide kepada orang lain (pembaca). 

Untuk membantu kita menulis, kita tentu perlu menimba berbagai informasi dari banyak referensi. Jika anda adalah seorang pegiat dunia bahasa, anda tentu perlu mendalami banyak referensi yang berlatar belakang humaniora dan khususnya linguistik. 

Terusterang, sejak memutuskan untuk serius mengembangkan blog ini, saya sering membeli bahan bacaan yang dapat memperkaya informasi yang akan saya tulis di blog ini. Bagi saya, semakin banyak informasi dan referensi yang saya miliki, semakin padat pula konten blog yang hendak saya tulis. 

Saya belum tahu, apakah blog ini akan berkembang sesuai harapan saya atau tidak. Waktu jua lah yang akan menjawabnya.


Bagaimana saya mulai menggeluti dunia blogging ini sebenarnya sudah saya singgung di dua catatan sebelumnya: Berkenalan dengan Dunia Blogging dan Tahun Romantis: di Kampus dan di Dunia Blogging. Dua catatan itu setidaknya mengungkapkan bagaiman awal saya membangun blog ini.

Teman-teman kampus saya memang kerap menanyakan mengapa saya sering menghabiskan waktu di urusan yang tak penting (bagi mereka) ini. Kadang untuk pertanyaan-pertanyaan itu, saya tak menjawab. Prinsip saya, untuk serius di dunia blogging, ya...just be yourself! Itu tidak berarti harus eksklusif dan mengurung diri dari pergaulan dengan orang lain. Itu juga tidak benar.

Blogging memang butuh keseriusan. Tapi pegiat blogging harus tetap terbuka pada kritikan dan masukan orang lain. Bukankah setiap pendapat yang berbeda selalu memiliki sisi baiknya? Nah, sisi baik itulah yang perlu kita pakai untuk mengembangkan blog kita.

Akhirnya, selamat menggeluti dunia bloggingmu. Teruslah menulis dan menulis. Wartakan pikiranmu ke seluruh penjuru dunia. Smile. Jangan lupa doa!

Tabe
Blog dan Latihan Menulis Blog dan Latihan Menulis Reviewed by Om Marcell on Rabu, Oktober 31, 2007 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.