Bogor, lalu Kami Bercerita Pendampingan Orang Muda

Baca Juga

Kami menutup pekan ini di Sentul, Bogor. Sabtu-Minggu kami, saya, Lidya Natalia Sartono, Robby Kofi dan Vera Aja, ada di Bogor untuk mendampingi kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) PMKRI Cabang Bogor St. Joseph A Cupertino. Lalu, kami bercerita pendampingan orang muda dan ragam masalahnya.

Bogor, lalu Kami Bercerita Pendampingan Orang Muda
Dari kiri ke kanan: Vera Aja (Bendahara PP PMKRI 2013-2015), Lidya Natalia Sartono (Ketua Presidium PP PMKRI 2013-2015), Robby Kofi (Presidium Hubungan Masy. Katolik PP PMKRI 2013-2015), Marselinus Gunas (Presidium Hub Luar Negeri 2013-2015). | Dok. PMKRI Bogor

PMKRI Cabang Bogor menyelenggarakan MPAB di sekitar kawasan Sentul. Pesertanya lebih dari 20 orang yang berasal dari berbagai kampus di Bogor. Di PMKRI, MPAB adalah kegiatan pendidikan dan kaderisasi formal organisatoris pertama yang wajib diikuti jika hendak menjadi anggota PMKRI.



MPAB adalah proses pengenalan PMKRI kepada calon anggota. Mulai dari visi, misi, tujuan, struktur organisasi, dan aturan-aturan organisasi diperkenalkan kepada peserta (calon anggora). Sebagai pengurus pusat PMKRI, kami dihadirkan untuk turut memantau dan mendampingi proses MPAB, sekaligus memperkuat silahturahmi antara stakeholder PMKRI Bogor dengan pengurus pusat. Kebetulan, di kegiatan itu-sebagaimana kegiatan PMKRI pada umumnya- ada banyak alumni yang juga hadir dan menjadi pemateri bagi para peserta.

Sabtu sore, 28 November 2015, kami bertiga berangkat ke Bogor dengan KRL. Ini kunjungan resmi perdana PP PMKRI 2013-2015 ke PMKRI Bogor. Sore itu hujan turun dengan derasnya. Kami cukup lama berteduh di Stasiun Bogor, sebelum melanjutkan perjalanan ke tempat kegiatan MPAB di daerah Sentul.

Tiba di Sentul, kami disambut oleh beberapa pengurus DPC PMKRI Cabang Bogor. Kami dipersilahkan masuk dan menemui peserta MPAB yang sejak pagi tadi sudah mengikuti beberapa materi MPAB.

Kami juga menyempatkan diri untuk berkenalan dengan para senior PMKRI Bogor yang juga sejak pagi tadi mendampingi para peserta. Mendampingi: presentasi materi, bermain game bersama peserta dan membagi pengalaman ke-PMKRI-an mereka kepada peserta.

Di depan peserta MPAB, kami memperkenalkan diri satu per satu. Isi perkenalanya seperti biasa; nama, usia, PMKRI Cabang asal, lalu jabatan di Pengurus Pusat PMKRI. Di sela-sela perkenalan, kami masing-masing membagikan pengalaman ber-PMKRI sebagai catatan motivatif kami, sebagai Pengurus Pusat PMKRI untuk para peserta kegiatan.

Sambutan yang hangat kami terima malam itu. Interaksi kami dengan para peserta tidak kaku. Suasana akrab dalam bingkai persaudaran sejati (salah satu benang merah PMKRI) mengalir dalam setiap diskusi kami dengan peserta.

Peserta menginap di tempat kegiatan. Saya dan Robi ikut menginap di tempat itu, Lidya dan Vera kembali ke Jakarta karena keesokan harinya mereka harus mengikuti kegiatan di Jakarta.

***
Kopi hitam pun menemani. Saya, Robi dan beberapa pengurus PMKRI Bogor duduk bersila. Kami bercerita tentang pendampingan orang muda sekaligus tantangannya. Kami sepakat bahwa sesungguhnya orang muda perlu didampingi dan pendampingan itu dilakukan secara intensif.

Orang muda, khususnya orang muda Katolik perlu didampingi agar mereka mengenal identitas mereka sebagai orang muda. Mereka perlu didampingi agar mereka mengetahui dan memahami potensi mereka, agar di tengah kemajuan zaman yang terus berlari dengan membawa serta tantangannya, mereka tetap teguh dalam kepedulian sosial, semangat cinta kasih dan peduli terhadap lingkungan.



Di PMKRI, pendampingan orang muda (baca: anggota) dilakukan melalui kurikulum pembinaan PMKRI. Selain kegiatan pendidikan dan kaderisasi formal berjenjang, PMKRI juga memungkinkan pelaksanaan kegiatan informal dalam bentuk pelatihan-pelatihan.

Semua kegiatan itu diarahkan untuk mewujudkan kematangan diri kader PMKRI, baik kematangan intelektual, emosional, spiritual. MPAB PMKRI Bogor yang kami ikuti itu adalah salah satu bentuk kegiatan formal berjenjang di PMKRI. Kegiatan yang mengambil tema “Membangun Jati Diri Kader Berkarakter Pemimpin serta Berjiwa Nasionalisme” itu merupakan “tiket masuk” seorang mahasiswa menjadi anggota PMKRI.

Selamat menjalankan MPAB untuk PMKRI Cabang Bogor. Pro Ecclesia et Patria!

Tabe - Marsel Gunas
Bogor, lalu Kami Bercerita Pendampingan Orang Muda Bogor, lalu Kami Bercerita Pendampingan Orang Muda Reviewed by Om Marcell on Minggu, November 29, 2015 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.