Putaran Dua Ahok vs Anies; Akhiri dengan Manis!

Baca Juga

Inilah saat yang paling ditunggu-tunggu warga DKI Jakarta; 19 April 2017. Hari ini, putaran kedua Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 akan digelar. Dalam hitungan jam, DKI Jakarta akan memiliki pemimpinnya untuk masa 5 tahun ke depan.

Putaran Dua Ahok vs Anies; Akhiri dengan Manis!
Photo by: @selly_dardigna

Jutaan mata di seluruh penjuru negeri tengah tertuju ke Jakarta. Wajar. Selain Jakarta merupakan ibukota negara, dinamika Pilkada DKI Jakarta sejak putaran pertama juga telah menyita perhatian masyarakat penghuni Nusantara, dari Sabang sampai Merauke.
 
Hari ini, semua seteru, ketegangan debat, saling sindir, saling ejek, adu argumentasi politik demi memenangkan jagoan politik masing-masing, sebagaimana yang tercermin selama ini, akan berakhir di Tempat Pemungutan Suara (TPS).


Perlu dipastikan, tidak akan ada lagi perdebatan dan pertarungan dengan ragam rupa untuk menjatuhkan lawan politik. TPS adalah ruang pengadilan terakhir segala bentuk pertarungan itu. Semangat itu harus datang pula dari kedua calon gubernur dan calon wakil gubernur yang bertarung di Pilkada DKI Jakarta.

Cukup lah sudah para calon itu mengumbar pernyataan-pernyataan politis yang kerap menimbulkan banyak argumentasi tandingan: soal kekuasaan, soal kepentingan di balik pencalonan, soal biaya dan logistik politik, dan sebagainya.

Upaya membangkitkan optimisme, energi positif bagi warga Jakarta perlu digaungkan dari kedua kandidat, di hari ini. Soal menang dan kalah, tak perlu lagi diuji. Dua calon gubernur dan dua calon wakil gubernur yang maju di Pilkada DKI Jakarta 2017 adalah para politisi yang sudah katam di urusan ‘siap menang-siap kalah’ berpolitik.


Rekam jejak kedua calon Gubernur , Basuki Tjahaja Purnama dan Anies Baswedan tak dapat dimungkiri telah matang di politik. Bukan begitu, Pak Ahok dan Pak Anies? *Smile

Selain upaya yang datang dari kedua pasangan calon yang bertarung, juga perlu ada kesadaran yang total dari para pendukung kedua pasangan itu. Kesadaran itu lebih pas diartikan sebagai upaya mendudukan kepentingan Jakarta dan penduduknya yang banyak dan beragam ini sebagai yang utama.

Jangan jadikan konflik, baik konflik gagasan, sikap, maupun konflik lainnya akibat perbedaan pilihan politik sebagai yang utama.

Ujaran kebencian, sinis dan olok-olok politik di media sosial juga sudah saatnya diakhiri. Kemenangan dan kekalahan ditentukan oleh pemilik kedaulatan tertinggi, rakyat Jakarta. Tak perlu lagi dibuat runyam dengan berbagai bentuk ujaran yang menyerang lawan politik.


Pagi ini, TPS sudah menunggu kita. Kita dipanggilnya untuk menitipkan suara, harapan dan cita-cita Jakarta 5 tahun ke depan. Dia tidak panggil kita untuk beradu gagasan, beradu sumbangan, bertaruh galak bicara Jakarta.

Ia memanggil agar kita mengakhiri perbedaan pilihan dengan manis, damai dan harmoni. Bukan begitu, Pak Djarot? Bukan begitu, Pak Sandi? *Cheers

Selamat Memilih, Jakarta!
Putaran Dua Ahok vs Anies; Akhiri dengan Manis! Putaran Dua Ahok vs Anies; Akhiri dengan Manis! Reviewed by Marcell Gunas on Rabu, April 19, 2017 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.