Selamat Hari Pers Nasional 2018 di Zaman Berita Murah Meriah

Baca Juga

Di tiap peringatan Hari Pers Nasional (HPN) kita ramai-ramai mengucapkan “Selamat Hari Pers Nasional” kepada rekan sekantor dan teman-teman seprofesi. Barangkali ucapan selamat hari pers kepada rekan-rekan seprofesi tidak terlalu penting.

Selamat Hari Pers Nasional 2018 di Zaman Berita Murah Meriah
Tiga editor Jitunews.com, Denny M, Chris Adjisaputro, Johdan AAP | Foto: Latiko Adila Dirga

Dan kita bisa saja masing-masing memiliki jawaban perbeda untuk menjawab pertanyaan; apa pentingnya menyampaikan ucapan selamat hari pers nasional? Yang cukup tampak adalah bahwa jawaban-jawaban itu datang dari suasana batin yang sama saat mengucapkan selamat memperingati hari kemerdekaan Indonesia saban 17 Agustus.

Hari Pers Nasional (HPN) yang diperingati setiap tanggal 9 Februari didasarkan pada keputusan presiden (Kepres) Nomor 5 tahun 1985. Waktu itu, Presiden RI adalah Soeharto. Keputusan itu ditandatangani Soeharto pada 23 Januari 1985. Kepres itu lahir dari pengakuan bahwa pers nasional Indonesia mempunyai peranan penting dalam melaksanakan pembangunan sebagai pengamalan Pancasila.

Sebelum menjadi Kepres, soal HPN itu sebenarnya telah menjadi salah satu butir kesepakatan pada kongres wartawan di Padang Sumatera Barat pada 1978 yang selanjutnya dibahas pada sidang Dewan Pers di Bandung, 19 Februari 1981. Dari sidang itu, Dewan Pers kemudian merekomendasikan kepada pemerintah tentang penyelenggaraan Hari Pers Nasional.



Tapi semangat dan motivasi para wartawan yang mendorong peringatan Hari Pers Nasional sama: mengakui dan menghormati kontribusi dan peran aktif wartawan untuk pembangunan nasional. Di situ wartawan diikat, di term kontribusi dan peran aktif itu.

Pers berkontribusi dengan tulisan dan gambar (foto dan video). Itulah karya pers, karya yang diproduksi dari fakta dan objektivitas. Fakta berpotensi “benar”, meski tak selamanya benar. Dan objektivitas bertalian dengan banyak hal: faktualitas, keadilan, dan keberimbangan.

Hari Pers Nasional (HPN) 2018 mungkin kita peringati untuk menyinggung dua hal yang kita pikul itu. Bahwa kita, dan rekan-rekan pers yang lain, sedang memikul “titah publik” untuk melahirkan karya berdasarkan fakta, dan menyajikannya secara objektif.

Pers Dilawan

Sebagai wartawan, saya sedang merasakan pers sedang dalam perang. Lawannya: kemajuan teknologi digital, pasar pembaca yang kian tersegmentasi, dan kemudahan berbisnis media massa (mendirikan perusahaan pers, membuat portal berita, dan kemudahan menyebarkan karya menyerupai karya jurnalistik).

Belum lagi jika kita menyerempet lebih dalam ke urusan netizen jurnalism, citizen jurnalism, dua kelompok yang karena kecanggihan dunia justru menjadi referensi headline media massa (baca: media pemberitaan) hari-hari ini. Buktinya: yang menulis di Twitter, di Facebook, di Instagram berpeluang besar jadi media darling.
Sa rasa, sa seperti sedang menjadi wartawan di zaman berita murah meriah!
Pers juga sedang diperhadapkan dengan “drama viral” berdasarkan tanda pagar (tagar/hashtag). Yang ramai, yang jadi viral lah yang jadi berita. Hal yang miskin substansi sekalipun. Don’t expect the something becomes news if it is not something viral! Begitu kata orang.

Di tengah situasi itulah pers kemudian mendapat pukulan. Misalnya: dianggap tidak lagi memikul tugas menghasilkan karya yang faktual lalu menyajikannya secara objektif. Dianggap sebagai media yang memporakporandakan privasi seseorang, dan pers juga dianggap sebagai media paling tepat untuk menjatuhkan lawan (baik politik maupun ekonomi).



Maka, Hari Pers Nasional (HPN) 2018 barangkali bisa kita pakai untuk “menjawab” pukulan-pukulan itu. Kita buktikan bahwa pers masih mantap menjalankan titah publik itu. Kita buktikan: karya pers adalah karya yang mahal, bahkan di zaman berita murah meriah sekalipun.

Anyway, menjadi insan pers adalah kebanggaan. Meskipun upahnya kecil dan kesejahteraannya tak patut dibanggakan! #LOL

Selamat Hari Pers Nasional (HPN) 2018 untuk rekan-rekan pers seluruh Indonesia. Semoga Tuhan Yang Maha Kasih senantiasa menyertai kita semua dalam mengemban tugas yang mulia ini.



Tabe - Marsel Gunas
Selamat Hari Pers Nasional 2018 di Zaman Berita Murah Meriah Selamat Hari Pers Nasional 2018 di Zaman Berita Murah Meriah Reviewed by Marsel Gunas on Jumat, Februari 09, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.